Social Icons

Pages

Minggu, 16 Juni 2013

Infestasi Protozoa pada Udang


                 Udang jugs dapat terinfestasi protozoa. Seperti protozoa epikomensal yang biasanya menyerang udang di saat konsentrasi materi organik terlarut pada air sangat tinggi. Contoh protozoa epikomensal yang dapat menginfestasi insang dan eksoskeleton pada udang adalah Zoothamnium spp., Epistylis spp. dan Vorticella spp. Gejala akibat infestasi protozoa ini dapat berupa hipoksia dan gangguan molting, lokomosi, atau makan, dan berujung pada kematian. Telur udang dapat terinfestasi berat selama inkubasi.
Terdapat pula protozoa yang bersifat parasit pada udanag diantaranya adalah golongan mikrosporidia Ameson (Nosema) spp., Agamasoma (Thelohania) spp. dan Pleistophora spp. Infestasi beberapa protozoa tersebut dapat menyebabkan cotton/milk shrimp disease, karena otot tubuh udang menjadi transparan. Mikrosporidia tidak selalu menyebabkan mortalitas yang tinggi karena pertumbuhannya relatif lambat dibandingkan pertumbuhan udang. Mereka tidak memerlukan hospes intermediet, beberapa ditularkan secara transovari, yang lain menular secara langsung misalnya melalui konsumsi spora.
Menjadi perhatian utama adalah kondisi air dalam beternak udang, karena tidak hanya protozoa yang mudah menyerang udang hingga berujung pada kematian, tetapi masih banyak lain seperti bakteri, virus, dan parasit lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates